[Jembrana.Peristiwa] 10.03.2010 06:44
Belasan Jalur Tikus Diawasi Polisi
Beritabali.com, Negara, Belasan jalur tikus yang membentang di sepanjang pantai Jembrana mendapat perhatian khusus Polres Jembrana menjelang perayaan Nyepi dan kedatangan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama. Selain memberi perhatian lebih kepada jalur-jalur tikus, pengamanan di pelabuhan Gilimanuk juga ditingkatkan.
Sejumlah jalur tikus yang diidentifikasi sebagai pelabuhan rakyat tersebar di sepanjang pantai mulai dari Pengeragoan, Pekutatan hingga Gilimanuk, Melaya diantaranya pantai Medewi, Yehembang, Delod Berawah, Perancak, Pengambengan, Cupel, Candikusuma, Melaya, Sumbersari dan Pelabuhan Gilimanuk.
Selama ini jalur-jalur tersebut dikenal rawan dijadikan pintu
masuk pendatang gelap, penyelundupan hewan terlarang maupun pelaku kejahatan yang beraksi di Bali.
“Berdasarkan catatan kita, setidaknya ada 19 jalur tikus atau pelabuhan rakyat yang bisa dijadikan pintu keluar masuk pelaku kriminal yang kemungkinan beraksi ketika Bali gelap gulita saat malam Nyepi dan pengacau kemananan termasuk teroris saat Obama datang,”ungkap Kapolres Jembrana AKBP R Ahmad Nurwakhid.
Menurut Nurwakhid untuk menjaga jalur-jalur tikus itu, pihaknya akan melakukan operasi gabungan semua unit dengan pola mobile (bergerak), artinya jika ada informasi yang mencurigakan dari satu lokasi, maka personil langsung menuju jalur tikus tersebut.
Sementara pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk diserahkan kepada petugas yang yang ditempatkan di pintu Gerbang Utama Bali itu.
“Di Pelabuhan Gilimanuk personil yang pemeriksaan dan pengawasan jumlahnya masih seperti hari biasanya, namun kwalitasnya yang kita tingkatkan khsusunya untuk mengawasi
jalur-jalur tikus yang ada,”ujarnya.
Sementara untuk pengamanan Nyepi, Nurwakhid mengaku menerjunkan sepertiga atau sekitar 300 personil dari semua satuan termasuk pecalang dan Linmas, sementara duapertiga disiagakan untuk diterjunkan bila sewaktu-waktu ada
kejadian.
Sedangkan pola yang diterapkan yakni pengamanan pra Nyepi, saat Nyepi dan setelah Nyepi.
“Pengamanan pra Nyepi difokuskan saat pengrupukan
sekaligus arak-arakan ogoh-ogoh yang rawan terjadi gesekan yang berlanjut bentrokan antar pengarak ogoh-ogoh itu,” tegasnya.
Saat umat Hindu melaksanakan Brata Penyepian, lanjut Nurwakhid, anggotanya bersama pecalang juga akan melakukan pengamanan terutama di malam hari untuk mengantisipasi aksi pencurian yang memanfaatkan situasi gelap gulita.
“Sedangkan setelah Nyepi kami fokus pengamanan di obyek-obyek wisata,”ujarnya.
Sementara itu untuk pengamanan kunjungan Obama yang direncanakan mulai Sabtu (20/3) sampai Senin (22/3) pengamanan imbangan mulai dilakukan pada H-3 dengan menggelar operasi gabungan. (dey)
|