Jumat Wage, 30 Juli 2010 05:39 wita  
   home
PERISTIWA EKONOMI BISNIS SOSIAL & POLITIK IPTEK HUKUM & KRIMINAL OLAH RAGA SENI BUDAYA INFO WISATA HIBURAN BALI KULINER KESEHATAN KRAMA BALI
DENPASAR BADUNG GIANYAR BANGLI KLUNGKUNG KARANGASEM BULELENG TABANAN JEMBRANA

[Denpasar.Iptek] 09.03.2010 17:34
Waspadai Badai Matahari 2012-2015
Beritabali.com, Denpasar, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) memperkirakan, puncak aktivitas matahari disertai badai matahari akan terjadi antara tahun 2012 hingga 2015. Badai matahari ini tidak akan langsung menghancurkan peradaban di muka bumi, tapi akan berpengaruh pada sistem tehnologi tinggi seperti satelit dan komunikasi radio.

Hal ini terungkap dalam acara sosialisasi pengaruh cuaca antariksa terhadap perubahan iklim di bumi. Sosialisasi digelar oleh LAPAN di kampus Universitas Udayana, Jalan Sudirman Denpasar, hari ini.

Menurut peneliti matahari dari lapan, sejak dulu matahari memiliki siklus dan tidak diam. Matahari mengalami ledakan-ledakan yang bisa sampai ke bumi.

“Selain itu, matahari juga memiliki berbagai aktivitas seperti medan magnet, bintik matahari, flare atau ledakan matahri, lontaran massa korona, hingga partikel energetic,” jelas Kabid Aplikasi Geomagnet dan Magnet Antariksa LAPAN, Clara Yono Yatini.

LAPAN memperkirakan aktivitas matahari akan mencapai puncaknya antara tahun 2012 hingga 2015. Pada puncak siklusnya, aktivitas matahari akan sangat tinggi dan terjadi badai matahari.

“Badai matahari lebih berdampak gangguan pada system teknologi tinggi seperti satelit dan komunikasi radio. Akibat badai ini, satelit yang ada di ruang angkasa bisa error, kirim data yang salah. Jadi badai matahari lebih berpengaruh pada system tehnologi, badai matahari ini bukan semburan api matahari yang membakar bumi, tidak seperti itu,” jelas Clara.

Hingga saat ini, waktu pasti terjadinya badai matahari belum bisa diprediksi secara tepat. Terkait badai matahari ini, masyarakat pengguna tehnologi tinggi seperti satelit dan komunikasi radio diminta untuk mulai mengantisipasi dampak buruk serangan badai matahari tersebut.

Selain berdampak terhadap sistem teknologi tinggi, meningkatnya aktivitas matahari dalam jangka waktu panjang juga akan berdampak terhadap perubahan iklim bumi. Dampak ekstrem peningkatan aktivitas matahari antara lain dapat menyebabkan kemarau panjang. (dev)



 
 |  cetak printer | kirim email

Komentar Pembaca ...
untuk berpartisipasi dalam komentar berita, isi data dibawah ini
member ID :   password :
| registrasi | kirim kode aktivasi | lupa password |
Komentar : 
 

 
Kode :  
-> isi kode diatas
 
Berita terkait ...
09.03.2010  Film Kiamat Hollywood Tergolong Pseudo Science
09.03.2010  LAPAN Prediksi Puncak Badai Oktober 2013
 
  Peristiwa
·
Pemprov Bali Berlakukan Pajak Progresif
·
Ribuan Barang Haram Dimusnahkan
·
Ditemukan Banyak Tabung Gas Bocor Tanpa SNI
  Ekonomi Bisnis
·
Bank Diminta Tak Beri Kredit Pada Perusahaan Hitam
·
Hujan Terus, Kopi Petani Pupuan Nyaris Membusuk
·
Harga Melambung Cabe Malah Membusuk
  Sosial & Politik
·
6 Pantai Kualitas Air Lautnya Tercemar
·
Polri Rencanakan Panggil Pertamina
·
Kubu Sukarno Minta Dewan Tinjau SK 41
  Iptek
·
Bali Alami Defisit Air 27,6 Miliar Meterkubik Pertahun
·
Jembrana Raih Indonesia Open Source Award
·
65 Flora Indonesia Terancam Punah
  Hukum & Kriminal
·
Demo Polsek Kuta Selatan, Segel SMA
·
Perkosa Anak Bawah Umur, Kerek Dipenjara 1,5 Tahun
·
Dijanjikan Kerja di Hotel Tapi Kerja di Pabrik Elektronik
  Olah Raga
·
Tebak Score Bola.Beritabali.com Berhadiah Handphone
·
Red Bull Heli Surf Digelar di Kuta
·
Beritabali.com Gelar Tebak Score Berhadiah HP
  Seni Budaya
·
Tari Baris Gede Didaftarkan Ke UNESCO
·
Pemerintah Gandeng BUMN
·
Bupati Tabanan Buka Tanah Lot Art Festival
  Info Wisata
·
Kunjungan Wisatawan ke Tanjung Benoa Meningkat
·
Wisatawan Masih Minati Foto Langsung Jadi
·
Ketinggian Patung Dewa Siwa di Lereng Batukaru
  Hiburan
·
Dimeriahkan Kehadiran Tukul Arnawa
·
Erick EST Garap Video Klip Norwegian Idol
·
The Dance Company: Thank's to Bali
  Bali Kuliner
·
Belut Goreng Tabanan Disukai Turis
·
Gilimanuk, Sentra Ayam Betutu
·
Nikmatnya Kombinasi Kuwir Men Sono
  Kesehatan
·
Serangan Rabies Makin Mengkhawatirkan
·
6 Kabupaten Kehabisan Stok VAR
·
Tidak Punya Biaya, Orang Tua Hentikan Pengobatan
  Krama Bali
·
Prof. Nala Meninggal Dunia
·
Wakili Indonesia Di Pentas Dunia
·
Si Kembar Yang Sama-Sama Derita Gangguan Jiwa
 
   Agenda Bali
Denpasar
· Filateli Balipex 2010
pasang agenda 
   Komentar Terbaru
 1  Pemprov Bali Berlaku...

 1  10 Cewek Cafe Digaru...

 1  Bos Cafe Hajar Cewek...

 2  Ditemukan Banyak Tab...

 1  Ngutang Rp 15 Juta, ...

 1  Seorang Mahasiswi Di...

 1  Istri Main Kuda Lump...

 10  Usai Pesta Narkoba, ...

 2  Advokat Asal Irlandi...

 1  Kapoltabes: Status K...

   Info Penting
 1  Villa

 2  Hotel

 3  Bank

 4  ATM Bank

 5  Kantor Konsulat

 6  Biro Perjalanan

    Info Valute (IDR)
  beli jual
USD 8900.00 9050.00
SGD 6517.65 6651.65
HKD 1144.95 1166.25
CHF 8458.10 8626.10
GBP 13896.30 14185.30
AUD 8014.70 8185.70
JPY 101.63 104.33
SEK 1224.40 1255.90
DKK 1556.70 1600.50
CAD 8604.55 8794.55
EUR 11620.65 11843.65
SAR 2364.70 2422.70
20100729 20:10
   Ruang Publik
Penghentian Proyek Teduh Ayung Riverside

Hari Tanpa Televisi

Renovasi Pura Eka Wira Anantha, Banten, Perlu Bantuan Dana

Wisata Pantai Kerobokan Singaraja

Usut Pelaku Siram Wartawan Dengan Air Keras

Awig-awig Desa Pakraman Direvisi SEGERA

Masyarakat Bali Desak Pemerintah Tuntaskan MDGs

Pemerintah Harus Siap Terapkan Keterbukaan Informasi

Desa Adat Pohgading yang Damai

Calon Menteri Harus Peka Gender

partisipasi ruang publik


 
© 2007-2008 Beritabali.com | Tentang Kami | Redaksi | Info Iklan | Media Partner