• Anda Ingin Beriklan di sini ? Hubungi Kami : 0361-426623 atau melalui Email : marketing@beritabali.com
DENPASAR
BADUNG
GIANYAR
BANGLI
KLUNGKUNG
KARANGASEM
BULELENG
TABANAN
JEMBRANA
[Denpasar.Iptek] 09.03.2010 17:26
LAPAN Prediksi Puncak Badai Oktober 2013 Beritabali.com, Denpasar, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) memprediksikan puncak dari Fenomena cuaca antariksa berupa flare atau ledakan matahari atau badai matahari akan terjadi pada Oktober 2013.
Prediksi ini diperkuat dengan analisis dari para pakar astronomi dunia yang memperkirakan puncak badai matahari akan terjadi pada pertengahan 2013.
Peneliti Bidang Matahari dan Antaraiksa Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa LAPAN Clara Yono Yatini pada keteranganya di Denpasar, Selasa (9/3) menyatakan prediksi tersebut salah satunya didasarkan pada peningkatan aktivitas matahari yang menyebabkan terjadinya peningkatan suhu bumi dan banyaknya jumlah bintik hitam yang terlihat pada permukaan matahari. Dimana semakin banyak bintik hitam yang terlihat maka semakin banyak juga terjadi ledakan di permukaan matahari.
Menurut Clara, badai matahari tidak akan langsung menghancurkan peradaban manusia tetapi memberikan efek bagi kehidupan seperti gangguan pada satelit dan komunikasi radio.
“Akan banyak sekali partikel bermuatan seperti proton dan electron yang akan dilontarkan keruang angkasa dan kalau itu mengenai satelit itu akan mengakibatkan kerusakan pada satelit,” ungkap Clara Yono Yatini.
Peneliti Bidang Matahari dan Antaraiksa Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa LAPAN Clara Yono Yatini menyebutkan fenomena badai matahari pada dasarnya merupakan siklus yang berulang dari aktivitas matahari, dimana matahari melontarkan milyaran ton partikel, plasma berenergi tinggi dan radiasi gelombang elektromagnetik. Fenomena ini pernah dirasakan di Indonesia pada tahun 2000, 2003 dan 2005, dimana terjadi gangguan komunikasi.(mlt)