Jumat Wage, 30 Juli 2010 05:39 wita  
www.beritabali.com > Denpasar > Ekonomi Bisnis
PERISTIWA EKONOMI BISNIS SOSIAL & POLITIK IPTEK HUKUM & KRIMINAL OLAH RAGA SENI BUDAYA INFO WISATA HIBURAN BALI KULINER KESEHATAN KRAMA BALI
DENPASAR BADUNG GIANYAR BANGLI KLUNGKUNG KARANGASEM BULELENG TABANAN JEMBRANA

[Denpasar.Ekonomi Bisnis] 27.03.2008 17:24
TKI Sumbang Devisa US $ 14 Miliar
Denpasar, Devisa negara yang diperoleh dari tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri cukup fantastis. Tahun 2007 saja, besarannya mencapai US $ 14 Miliar. Angka ini sekaligus memposisikan pada peringkat ke-2 setelah pendapatan dari minyak dan gas (migas).

“Angka perolehan tiap tahun terus bertambah. Tahun ini juga dipastikan akan meningkat lagi,” ujar Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Djumhur Hidayat, menjawab pers di sela-sela acara lokakarya bertajuk 'Peluang Tenaga Kerja Indonesia di Australia', di Sanur, Kamis (27/3).

Menurut Djumhur, dari perolehan US $ 14 Miliar dari TKI yang bekerja di berbagai negara tersebut, sekitar US $ 6 Miliar di antaranya tercatat pengirimannya melalui Bank Indonesia.

Peluang untuk meningkatkan devisa itu, kata Djumhur, masih sangat terbuka mengingat di sejumlah negara masih sangat membutuhkan tenaga kerja terampil. Salah satunya adalah Australia bagian Barat yang saat ini masih memerlukan sekitar 400 ribu tenaga terampil dari berbagai bidang, seperti teknisi, pertambangan, kesehatan, dan juga termasuk guru Bahasa Indonesia.

Djumhur berharap peluang ini dapat diisi oleh tenaga kerja dari Indonesia dengan persiapan sejak dini untuk memenuhi persyaratan dan kualifikasi. Dia yakin kedekatan geografis dan historis RI-Australia menjadi keunggulan untuk meraih peluang tersebut dibanding negara-negara pesaing lainnya seperti Filipina.

Menurut Djumhur, beberapa negara telah menyatakan niatnya untuk merekrut tenaga kerja terampil dari Indonesia di antaranya Malaysia yang memerlukan sekitar 500.000 tenaga kerja untuk membangun kota baru di negara bagian Johor.

Selain Malaysia, negar-negara di Eropa juga berminat menggunakan TKI. Tahun lalu, sekitar 1.000 tenaga kerja terampil Indonesia dikirim ke beberapa negara di Eropa. Untuk pasar Eropa, BNP2TKI belum lama ini menyelenggrakan pameran ketenagakerjaan di Polandia. (sss)
 
 |  cetak printer | kirim email

Komentar Pembaca ...
2 80617 , 28.03.2008 dari 202.155.82.114 :
Benar tuh, kalau udah bicara uang sangat lantang sekali TAPI kalau udah ada Tenaga Kerja yang punya masalah ..mhhh mereka bergumam \\\"Gue gak thau tuh, emang gue pikirin\\\". Masyarakat jadi sapi perah, TAPI ingat itu amal yang luar biasa. Kan lebih baik memberi dari pada meminta...kasi daaahhhhh
1 madock , 27.03.2008 dari 59.17.197.92 :
seperti yang di ungkapkan bapak djumhur hidayat selaku kepala BNP2TKI, TKI penyumbang devisa no.2..LALU..kenapa pemerintah tidak pernah bisa memberi perlindungan kepada para TKI yang bermasalah di luar negeri,mereka dihina,disiksa,bahkan sampai diperkosa.TKI JANGAN cuman dijadikan sebagai mesin pencetak dollar buat negara TAPI perhatikan juga keberadaan mereka......
untuk berpartisipasi dalam komentar berita, isi data dibawah ini
member ID :   password :
| registrasi | kirim kode aktivasi | lupa password |
Komentar : 
 

 
Kode :  
-> isi kode diatas
 
Berita terkait ...
 
  Ekonomi Bisnis Denpasar
·
Gubernur Targetkan Penghasilan Petani 2 Juta/Bulan
·
Akibat OPT Target 2010 Dipastikan Tidak Tercapai
·
Tiga PLTG di Bali Dioperasikan Dengan Solar
  Ekonomi Bisnis Badung
·
Bank Diminta Tak Beri Kredit Pada Perusahaan Hitam
·
Porsi Belanja Iklan Didominasi TV
·
Media Online Perlu 2 Tahun Agar Mampu Bersaing
  Ekonomi Bisnis Gianyar
·
Penyegelan Bank BPR Artha Dikawal Ketat Polisi
·
Pemerintah Obral Janji Tutup Kebocoran Pajak
·
Kerajinan Pintu Ukir Bali Tembus Eropa
  Ekonomi Bisnis Bangli
·
Daftar HAKI Demi Keberlangsungan Bisnis
·
Terus Merugi, Peternak Ayam Kontrakan Kandang
·
Pengerajin Gedeg Keluhkan Tingginya Harga Bambu
  Ekonomi Bisnis Klungkung
·
TNC Rekomendasikan Moratorium Sementara
·
Investor Malaysia Incar Pulau Nusa Penida
·
Pengasinan Ikan Beralih Pakai Kayu Bakar
  Ekonomi Bisnis Karangasem
·
Besok KKM Dibuka Kembali
·
Brodstok Udang Bugbug Beroperasi
·
Usaha Spa Cukup Prospektif di Karangasem
  Ekonomi Bisnis Buleleng
·
Bupati Buleleng Tinjau Contoh Villa
·
Apindo: Awal Tahun Masih Tetap Stabil
·
Produksi Tembakau Menurun Drastis
  Ekonomi Bisnis Tabanan
·
Hujan Terus, Kopi Petani Pupuan Nyaris Membusuk
·
Tikus Tak Terkendali, Petani Jadi Korban
·
Harga Pupuk Naik, Harga Gabah Anjlok
  Ekonomi Bisnis Jembrana
·
Harga Melambung Cabe Malah Membusuk
·
Alfamart Bodong, Tapi Sudah Jualan
·
Harga Merosot, Petani Enggan Panen
 
   Agenda Bali
Denpasar
· Filateli Balipex 2010
pasang agenda 
   Komentar Terbaru
 1  Pemprov Bali Berlaku...

 1  10 Cewek Cafe Digaru...

 1  Bos Cafe Hajar Cewek...

 2  Ditemukan Banyak Tab...

 1  Ngutang Rp 15 Juta, ...

 1  Seorang Mahasiswi Di...

 1  Istri Main Kuda Lump...

 10  Usai Pesta Narkoba, ...

 2  Advokat Asal Irlandi...

 1  Kapoltabes: Status K...

   Info Penting
 1  Villa

 2  Hotel

 3  Bank

 4  ATM Bank

 5  Kantor Konsulat

 6  Biro Perjalanan

    Info Valute (IDR)
  beli jual
USD 8900.00 9050.00
SGD 6517.65 6651.65
HKD 1144.95 1166.25
CHF 8458.10 8626.10
GBP 13896.30 14185.30
AUD 8014.70 8185.70
JPY 101.63 104.33
SEK 1224.40 1255.90
DKK 1556.70 1600.50
CAD 8604.55 8794.55
EUR 11620.65 11843.65
SAR 2364.70 2422.70
20100729 20:10
   Ruang Publik
Penghentian Proyek Teduh Ayung Riverside

Hari Tanpa Televisi

Renovasi Pura Eka Wira Anantha, Banten, Perlu Bantuan Dana

Wisata Pantai Kerobokan Singaraja

Usut Pelaku Siram Wartawan Dengan Air Keras

Awig-awig Desa Pakraman Direvisi SEGERA

Masyarakat Bali Desak Pemerintah Tuntaskan MDGs

Pemerintah Harus Siap Terapkan Keterbukaan Informasi

Desa Adat Pohgading yang Damai

Calon Menteri Harus Peka Gender

partisipasi ruang publik


 
© 2007-2008 Beritabali.com | Tentang Kami | Redaksi | Info Iklan | Media Partner