• Anda Ingin Beriklan di sini ? Hubungi Kami : 0361-426623 atau melalui Email : marketing@beritabali.com
DENPASAR
BADUNG
GIANYAR
BANGLI
KLUNGKUNG
KARANGASEM
BULELENG
TABANAN
JEMBRANA
[Jembrana.Iptek] 24.05.2007 10:40
Di Jembrana, 51 Kantor Desa dan 181 Sekolah Pakai OSS Denpasar, Pemerintah Kabupaten Jembrana sejak tahun 2002 telah berkomitmen memanfaatkan Open Source Software (OSS), dari 51 Kantor Desa dan 4 Kantor Kecamatan yang terhubung Jimbarwana Network (JiNet) sudah menggunakan OSS dan pertengahan tahun ini akan diintegrasikan ke Jinet sekitar 181 sekolah, semuanya menggunakan OSS, demikian salah satu point yang disampaikan Prof Gede Winasa, Bupati Jembrana dalam sambutan pembukaan seminar Indonesia Go Open Source (IGOS), yang diselenggarakan di Hotel Sanur Paradise (24/5).
Seminar Nasional yang mengambil tema “Melalui IGOS (Indonesia, Go Open Source) Kita Tingkatkan Daya Saing Bangsa” ini di prakarsai Kementrian Riset dan Teknologi Republik Indonesia yang bekerjasama dengan Departemen Komunikasi dan Informatika, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Pemerintah Kabupaten Jembrana dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Lebih lanjut Bupati Winasa menyampaikan, cepatnya kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi tidak hanya merupakan faktor yang sangat penting dalam perkembangan peradaban umat manusia namun juga sangat dominan dalam meningkatkan daya saing bangsa didalam kehidupan global.
“Penggunaan Open Source Software di Pemerintah Kabupaten Jembrana terkait untuk mendukung pelayanan publik dan menciptakan good government. Salah satu karakteristik dari good governance adalah efektifitas dan efisiensi. Menggunakan open source dapat memberikan efektifitas dan efisiensi tersebut, Selama masih ada solusi yang gratis dengan fungsi dan kualitas yang sama, Pemerintah Kabupaten Jembrana tentu memilih solusi tersebut” tegas Bupati Winasa dalam sambutannya.